A World from my eyes

Purbaningsih D Sashanti

518 notes

magicalnaturetour:

A tiny orphaned meerkat rejected by her mother has been saved by doting zookeepers. Keepers at Chessington World of Adventures Resort in the UK are hand-rearing baby meerkat Lila - providing her with round-the-clock care. Three-week-old Lila weighs just 4oz and is being fed milk by the dedicated team of keepers every two hours. Soon she will be weaned and encouraged to eat solid foods before meeting some other fellow meerkats at the park.Solent News/Rex Features

magicalnaturetour:

A tiny orphaned meerkat rejected by her mother has been saved by doting zookeepers. Keepers at Chessington World of Adventures Resort in the UK are hand-rearing baby meerkat Lila - providing her with round-the-clock care. Three-week-old Lila weighs just 4oz and is being fed milk by the dedicated team of keepers every two hours. Soon she will be weaned and encouraged to eat solid foods before meeting some other fellow meerkats at the park.Solent News/Rex Features

23 notes

lovedesignlife:

"How do creatives – composers, painters, writers, scientists, philosophers – find the time to produce their opus? Mason Currey investigated the rigid Daily Rituals that hundreds of creatives practiced in order to carve out time, every day, to work their craft. Some kept to the same disciplined regimen for decades while others locked in patterns only while working on specific works.”
(Original size)
(via Info We Trust | A data adventure!)

lovedesignlife:

"How do creatives – composers, painters, writers, scientists, philosophers – find the time to produce their opus? Mason Currey investigated the rigid Daily Rituals that hundreds of creatives practiced in order to carve out time, every day, to work their craft. Some kept to the same disciplined regimen for decades while others locked in patterns only while working on specific works.”

(Original size)

(via Info We Trust | A data adventure!)

7 notes

Thought via Path

tumbr1:

Suatu hari seorang suami mengadakan perjalanan
bersama istri dan anak-anaknya. Dalam perjalanan, mereka berpapasan dengan sebuah sosok. Sang lelaki bertanya kepadanya:

"Engkau siapa?"

Dia menjawab: “Aku adalah ‘HARTA’

Maka sang suami bertanya kepada istri dan anak-anaknya: “Apa kita biarkan…

0 notes

Pribumi dan Penjajah: mengamankan teritori

Hak Milik Semu

Pribumi. Sebagai orang yang cenderung di balik layar, dan seorang wanita, aku punya cara sendiri untuk mendapatkan hal yang diinginkan tanpa terlihat susah payah atau rusuh.

salah satunya adalah saat harus mengamankan teritori. cara mengamankan teritori oleh pria dan wanita berbeda. wanita tentu saja nggak bisa gontok-gontokkan dan musti menjaga hijab, kalem, stay cool meskipun amarah mulai terpancing.

singkat cerita, teritori yang dimaksud disini adalah ‘seseorang yang dipertemukan oleh Allah SWT dan sedang dalam perjalanan bertemu orangtuaku’ . Teritori ini bukan hal yang sulit ditangani, dia periang, bersemangat, rajin, dan teguh pendirian. Masalahnya, ada pada calon penjajah, yang sudah terlihat gerak-geriknya tidak bermaksud berdamai dan ingin mencoba teritori ini.

dikatakan tidak mau berdamai karena belum apa-apa dia sudah mengatai pribumi sebagai mengerikan dan menakutkan. Jadi, Pribumi pun memutuskan untuk waspada terhadap penjajah dan memantau gerak-gerik yang masuk dalam radarnya.

Sayangnya, seperti penjajah lain yang pernah ada di bumi ini, penjajah yang satu ini pun selalu terdiri dari 2 hal; berwajah manis dan mencoba mencari celah dari manapun yang dia bisa.

dan itulah mengapa gertakan tanda kepemilikan terjadi. pribumi mendeklarasikan hubungannya dengan teritori lewat foto yang menyatakan akuisisi dan rencana jangka panjang. kabar terakhir dari penjajah, dia lesu tak bersemangat.

oke, ini cara yang aneh untuk mengatakan bahwa aku menguplot foto demi tujuan politik=__=

sayang, seperti pribumi yang sesungguhnya, aku tidak berani berbicara langsung. aku tidak berani menghadapinya karena aku takut bersikap emosional, kelewatan dan malah jadi kejam. di pihak lain, aku risih melihat usahanya yang berlebihan. dan aku merasa tidak dihargai.

tapi teritori adalah salah satu mimpi baruku, dia membuatku ingin menjadi orang yang lebih baik di setiap paginya, dia membuatku berani mempertahankan pendapat dan keinginan dan menyuarakan kebutuhanku. dan anehnya, walaupun tidak semestinya kami pacaran, dia membuatku ingat aku harus bekerja lebih keras supaya pantas dinikahi.

karena menikah bukan menunggu mapan. tapi sebelum menikah, harus yakin udah siap dong.

jadi aku mengumpulkan keberanianku, dan mempublish benda itu. kenangan itu:-) satu kosong untuk pribumi.

aku jadi belajar, dalam hubungan setia itu harus diperjuangkan, bukan hanya dari 2 orang yang terlibat, tapi juga pengamanan dari gangguan eksternal. menjauhkan diri dari yang aneh-aneh.

tak disangka, foto tersebut malah menuai doa-doa dari kawan2 supaya pribumi dan teritori bisa segera melanjutkan ke jenjang berikutnya dan menjadi keluarga yang SAMARA. aaamiin. aaamiiin. sungguh penyemangat dari teman2 membuat kami makin mantap menyelesaikan urusan dunia dan segera mencari berkah dari Allah SWT untuk dipersatukan dalam mahligai suci. dan semoga doa-doa mereka berkah bagi mereka sendiri.

walaupun lemah dan tidak bersenjata mahir. pribumi mampu mempertahankan ‘calon’ teritori, yang diharapkan bisa jadi teritori sesungguhnya, in sya Allah. semoga calon penjajah-penjajah lain segera diketemukan dengan teritorinya masing-masing dan menjadi keluarga yang SAMARA. aaamiiin

~~~~~~